Jl. Kr.Kojo, Semarang, Indonesia ndsolution1945@gmail.com
Note : We help you to Grow your Business

Detail News & Blogs


2025-09-20 13:54:20


Apa itu Perencanaan Kebutuhan Material (MRP)?

Sistem Perencanaan Kebutuhan Material (MRP) berperan dalam situasi ini. Produsen dapat memastikan ketersediaan material yang tepat, dalam jumlah yang tepat, dan pada waktu yang tepat dengan bantuan perangkat lunak MRP. Di satu lokasi, sistem ini mengelola inventaris, merencanakan produksi, dan mencocokkan permintaan dengan pengadaan. Sistem MRP memberi Anda visibilitas dan kendali atas operasional Anda, baik Anda meracik kosmetik maupun merakit sepeda.
Menurut Business Research Insights , pasar perangkat lunak MRP global diperkirakan akan tumbuh hingga USD 8,29 miliar pada tahun 2028 , dengan CAGR sebesar 7,68%. Kami akan membahas cara kerja MRP, mengapa itu penting, dan cara memilih sistem terbaik dalam artikel ini.

Apa itu Perencanaan Kebutuhan Material (MRP)?
Produsen menggunakan Perencanaan Kebutuhan Material (MRP) untuk memastikan mereka memiliki bahan yang tepat dalam jumlah yang tepat pada waktu yang tepat agar dapat memenuhi permintaan produksi secara efektif.

Pada dasarnya, sistem MRP membantu perusahaan dalam mengoordinasikan pengadaan, manajemen inventaris , dan perencanaan produksi. Sistem ini menjawab tiga pertanyaan penting:
1️⃣ Bahan apa saja yang dibutuhkan?
2️⃣ Berapa banyak?
3️⃣ Kapan?

Bayangkan sebuah pabrik sebagai orkestra. Pekerja adalah musisi, mesin adalah instrumen, dan lembaran musik adalah bahan bakunya. Tanpa konduktor, hasilnya adalah kekacauan. Solusi MRP berperan sebagai konduktor tersebut, mengoordinasikan setiap aspek bisnis untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana.
Untuk menghasilkan rencana pembelian dan produksi yang cerdas, MRP mengekstrak informasi dari daftar bahan baku (BOM) , catatan inventaris, dan pesanan pelanggan. Hal ini membantu menghindari penundaan yang merugikan, mengurangi kelebihan stok, dan menjaga alur kerja tetap terprediksi.
Jika digunakan dengan benar, perangkat lunak MRP mengubah proses manufaktur reaktif menjadi sistem proaktif berbasis data.
Input dan Output Inti MRP
Sistem MRP membutuhkan tiga masukan utama agar berfungsi dengan baik:
Jadwal Produksi Induk (MPS) adalah daftar produk yang perlu dibuat, kapan produk tersebut perlu dibuat, dan berapa banyak masing-masing produk.
Bill of Materials (BOM) adalah daftar lengkap suku cadang, bahan baku, dan komponen yang dibutuhkan untuk membuat setiap produk.
Catatan Inventaris atau data tentang apa yang ada dalam stok, apa yang dipesan, dan apa yang sudah digunakan dalam produksi.
Dengan menggunakan data ini, perangkat lunak MRP menghasilkan keluaran yang berguna:

Pesanan yang Direncanakan: saran tentang apa yang harus dibeli atau dibuat dan kapan.
Rilis Pesanan: sinyal untuk memulai pembelian atau produksi.
Perubahan Pesanan: pembaruan atau pembatalan berdasarkan kebutuhan waktu nyata.
Laporan Kinerja: laporan yang menunjukkan penundaan atau target yang tidak tercapai.
Laporan Pengecualian: laporan yang menunjukkan masalah mendesak seperti kekurangan atau keterlambatan pengiriman.


Leave a Comment: